BPKAD Sulbar Terima Kunjungan Tim BPKP, Evaluasi Efektivitas Transfer Fiskal Triwulan II 2026
Mamuju – sandeqnews.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi efektivitas penyaluran dan pemanfaatan Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana Bagi Hasil Triwulan II Tahun 2026, berlangsung pada Rabu 10 Juni 2026 di Ruang Rapat Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi BPKAD Sulbar.
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten Abdul Kuddus serta Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi Syaharudin. Kegiatan ini bertujuan mengumpulkan data dan informasi yang diperlukan untuk menilai seberapa optimal dana transfer dari pemerintah pusat dikelola dan dimanfaatkan guna mendukung pembangunan daerah.
Selama proses evaluasi, Tim BPKP menelaah berbagai dokumen penting, antara lain laporan realisasi penyaluran transfer ke daerah, capaian pelaksanaan DAK Fisik, serta catatan pengelolaan keuangan lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pengelolaan dana berjalan sesuai peraturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi, Syaharudin, menyambut baik kegiatan ini dan menegaskan bahwa dana transfer memiliki peran yang sangat strategis. Dana tersebut menjadi tulang punggung dalam mendanai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik yang menjadi kebutuhan dasar warga Sulawesi Barat.
Sementara itu, Kepala BPKAD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menyatakan bahwa evaluasi ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Ia menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk menyediakan seluruh data yang dibutuhkan agar proses penilaian berjalan lancar dan objektif.
“Kami berharap hasil evaluasi ini dapat memberikan rekomendasi yang konstruktif. Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur Suhardi Duka untuk terus memperbaiki kinerja pengelolaan keuangan daerah, sehingga setiap rupiah yang dikelola benar-benar dirasakan dampaknya bagi kemajuan Sulawesi Barat,” pungkasnya.
Share this content:




Post Comment