Perjuangkan Kesejahteraan, Guru Madrasah Swasta Sampaikan Aspirasi ke DPR

Jakarta–sandeqnews.id-Gelombang aspirasi guru madrasah swasta kembali menguat. Ribuan guru madrasah swasta dari berbagai daerah di Indonesia dikabarkan tengah menyiapkan aksi dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menyuarakan tuntutan terkait kesejahteraan, kepastian regulasi, hingga pengangkatan guru.

Para guru menilai regulasi yang ada saat ini masih belum sepenuhnya berpihak kepada guru madrasah swasta, khususnya terkait pengangkatan ASN/P3K, kesejahteraan guru sertifikasi maupun Inpassing, serta penyelesaian data guru yang telah terdaftar dalam sistem pendidikan nasional seperti Dapodik dan Simpatika.

Beberapa tuntutan utama yang akan disuarakan di antaranya “Guru Madrasah Swasta Harus Sejahtera”, revisi regulasi yang dianggap belum berpihak kepada guru madrasah swasta, hingga dorongan pengangkatan ASN/P3K bagi guru madrasah swasta. Massa juga mendesak penyelesaian data peserta yang telah mengikuti PG tahun 2023.

Selain itu, guru sertifikasi dan impassing meminta agar kesejahteraan mereka mendapat jaminan yang jelas dari pemerintah. Para peserta aksi berharap pengangkatan guru dapat dilakukan berdasarkan lama pengabdian serta menyelesaikan seluruh guru yang telah terdata tanpa terkecuali.

Dalam seruan yang beredar, perjuangan hak-hak guru madrasah swasta disebut sebagai bagian penting dalam membentuk karakter generasi bangsa. Semangat perjuangan tersebut juga diwarnai ajakan kebersamaan dan solidaritas antar guru dari berbagai daerah di Indonesia.

Aspirasi yang terus bergema ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah dan pemangku kebijakan, sehingga lahir kebijakan yang lebih adil bagi seluruh guru madrasah swasta di Indonesia.

Share this content:

Post Comment