Disperkimtanhub Sulbar Bidik 49 Titik Pembangunan PSU 2026, Fokus Lingkungan Sehat dan Cegah Stunting

Mamuju–sandeqnews.id– Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Disperkimtanhub) Sulawesi Barat terus mematangkan rencana kerja pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) untuk tahun 2026. Program ini direncanakan menyasar total 49 titik lokasi yang tersebar di enam kabupaten seluruh Sulawesi Barat, guna mendukung ketersediaan kawasan permukiman yang layak, sehat, dan berkelanjutan.

Sebaran lokasi pembangunan tersebut terbanyak ada di Kabupaten Polewali Mandar sebanyak 25 lokasi, disusul Mamuju 12 lokasi, Majene 5 lokasi, Mamasa 4 lokasi, Pasangkayu 2 lokasi, dan Mamuju Tengah 1 lokasi. Rencana besar ini sebelumnya telah dibahas mendalam dalam rapat Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman pada Rabu, 20 Mei 2026 lalu sebagai langkah awal persiapan teknis.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Program Peningkatan PSU, Muhammad Yusuf, menjelaskan saat ini tahapan perencanaan sedang dalam proses pemantapan akhir sebelum masuk ke tahap realisasi. “Estimasi pelaksanaan fisik direncanakan mulai pada bulan Juli 2026 setelah seluruh produk perencanaan diterima dan dinyatakan siap untuk dilaksanakan,” ungkapnya saat diwawancarai, Sabtu 23 Mei 2026.

Pembangunan infrastruktur dasar ini dinilai Yusuf sebagai langkah krusial menghadirkan lingkungan layak huni bagi warga. Secara khusus, ekspose rencana ini menitikberatkan pembangunan penunjang kawasan yang juga berkaitan erat dengan upaya pemerintah menekan angka stunting. Pasalnya, penyediaan fasilitas seperti jalan lingkungan, drainase, dan sanitasi berpengaruh besar terhadap kualitas hidup dan kesehatan tumbuh kembang anak.

Program penataan PSU ini juga sejalan dengan visi misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Tata kelola permukiman yang baik diharapkan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan standar pelayanan dasar bagi masyarakat di seluruh wilayah provinsi.

Pemerintah Provinsi Sulbar menargetkan pembangunan ini memberi dampak manfaat langsung ke tengah masyarakat. Selain memperindah dan mempermudah akses, keberadaan fasilitas yang memadai akan memperkuat kenyamanan, keamanan, dan keberlanjutan kawasan permukiman hingga ke pelosok daerah.

Share this content:

Post Comment