Mandar Culture Festival 2026 Dimatangkan, Pemprov Sulbar Targetkan Dampak Ekonomi Nyata

Mamuju — sandeqnews.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan persiapan pelaksanaan Mandar Culture Festival 2026. Hal ini ditandai dengan audiensi antara Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulbar bersama Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, guna memastikan kegiatan berjalan optimal dan berdampak luas bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dispoparekraf Sulbar Bau Akram Dai menyampaikan sejumlah kesiapan teknis dan konsep kegiatan yang akan dihadirkan dalam festival. Audiensi ini juga melibatkan unsur terkait serta pihak penyelenggara sebagai bentuk penguatan kolaborasi lintas sektor.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka memberikan apresiasi terhadap rencana penyelenggaraan Mandar Culture Festival. Ia menegaskan agar event tersebut dipersiapkan secara matang sehingga tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, festival budaya memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya melalui pemberdayaan pelaku UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan perputaran ekonomi di daerah.

Sementara itu, Dispoparekraf Sulbar menilai Mandar Culture Festival sebagai langkah strategis dalam mengangkat kekayaan budaya Mandar. Selain menjaga tradisi, festival ini juga diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan memperkuat identitas kedaerahan.

Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung pada 19 hingga 23 Mei 2026 dengan menghadirkan beragam agenda seperti pertunjukan seni, atraksi budaya, pameran UMKM, serta workshop kebudayaan. Masuknya festival ini dalam Karisma Event Nusantara 2026 diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pariwisata dan citra Sulawesi Barat di tingkat nasional.

Share this content:

Post Comment