Efisiensi Anggaran Ekstrem, Gubernur Sulbar: Makan Minum di Ruangan Saya Sudah Tak Ada

Mamuju- sandeqnews.id—Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menerapkan efisiensi anggaran secara ketat di tengah tekanan fiskal yang semakin berat. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Musrenbang RKPD Sulbar Tahun 2027, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, forum Musrenbang menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah sekaligus menampung berbagai aspirasi, baik dari pemerintah kabupaten maupun DPRD melalui pokok-pokok pikiran hasil reses.

Namun, ia mengakui bahwa banyaknya usulan pembangunan harus dihadapkan pada keterbatasan kapasitas fiskal daerah, sehingga diperlukan strategi pengelolaan anggaran yang cermat dan tepat sasaran.

Suhardi Duka mengungkapkan, sejumlah langkah efisiensi telah dilakukan, termasuk memangkas belanja nonprioritas seperti konsumsi rapat di ruang gubernur dan perjalanan dinas.

Meski dilakukan penghematan, ia menegaskan terdapat pos anggaran yang tidak dapat dikurangi, seperti subsidi layanan kesehatan melalui BPJS dan belanja pegawai yang menjadi kebutuhan dasar pelayanan publik.

Dalam kondisi tersebut, Pemprov Sulbar bahkan harus melakukan penyesuaian anggaran hingga Rp220 miliar. Gubernur pun mengusulkan adanya relaksasi kebijakan dari pemerintah pusat agar daerah tidak mengalami tekanan fiskal yang lebih berat di masa mendatang.

Share this content:

Post Comment