Bapperida Sulbar Bahas Target Pertanian Polman 2027

Mamuju- sandeqnews.id— Bapperida Provinsi Sulawesi Barat memfasilitasi pertemuan teknis antara pemerintah provinsi dan kabupaten se-Sulawesi Barat melalui desk urusan pertanian. Pertemuan ini bertujuan menetapkan target prioritas pembangunan pertanian tahun 2027, sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Forum yang digelar melibatkan pejabat teknis dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Sulbar, Bapperida Sulbar, serta perwakilan pemerintah kabupaten melalui Bapperida kabupaten dan dinas teknis terkait.

Dalam forum ini, Bapperida Sulbar mendorong penyelarasan target pembangunan pertanian daerah dengan agenda nasional untuk mendukung ketahanan pangan. Target produksi padi Kabupaten Polewali Mandar pada 2027 ditetapkan 238.099 ton, sementara luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) disepakati 14.643 hektare, lebih tinggi dari target awal 13.504 hektare.

Kendala masih ada, seperti revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang tengah dikaji tim ahli. Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menambahkan bahwa forum juga membahas program dan sub kegiatan, mulai dari pengawasan sarana pertanian, perbanyakan benih bersertifikat, hingga penyusunan peta kawasan cadangan lahan pertanian.

Target konkret lain untuk 2027 antara lain perbanyakan benih bersertifikat sebanyak 39 ton dan penyusunan lima dokumen peta kawasan LP2B. Dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian turut dibahas, mencakup pengembangan kawasan padi nasional 2,9 juta hektare, rekomendasi perlindungan LP2B, dan penyediaan puluhan ribu unit alat dan mesin pertanian pra panen.

Secara umum, forum mencatat target dua indikator outcome prioritas, yang didukung dua program prioritas serta empat sub kegiatan. Pembahasan akan dilanjutkan untuk membahas indikator bidang pertanian lainnya, termasuk operasionalisasi BPP dan peningkatan luas hasil cetak sawah.

Share this content:

Post Comment