DPRD Sulbar Matangkan Target PAD 2027, DKP Siapkan Strategi Optimalisasi Pendapatan

MAMUJU – sandeqnews.id —

Rapat lanjutan pembahasan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 digelar di Ruang Badan Anggaran DPRD Sulbar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Fokus utama pertemuan ini adalah menetapkan target Pendapatan Asli Daerah yang realistis dan dapat diandalkan untuk tahun mendatang.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras, dan dihadiri perwakilan 12 OPD teknis, termasuk Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar secara lengkap. Pembahasan ini menjadi perhatian langsung Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Sekprov Junda Maulana agar APBD 2027 disusun secara akuntabel dan tepat sasaran.

Kepala Bapenda Sulbar melaporkan realisasi pajak daerah saat ini mencapai 64,12 persen. Sementara itu, realisasi PAD dari sektor kelautan dan perikanan hingga Triwulan III tercatat sebesar 54,66 persen, yang menjadi dasar evaluasi bagi DKP Sulbar untuk menyusun target tahun depan.

Ketua DPRD menekankan pentingnya menetapkan angka yang realistis dan terbuka mengidentifikasi kendala di lapangan. Anggota DPRD juga mendorong OPD untuk menggali potensi pajak secara lebih jeli namun tidak memberatkan masyarakat.

Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, menyatakan pihaknya akan memfokuskan upaya pada optimalisasi retribusi pelabuhan perikanan, layanan balai benih ikan, serta pengawasan sumber daya kelautan, dengan tetap menjaga kepentingan nelayan dan pembudidaya kecil. Target 2027 dirancang agar tumbuh namun tetap logis dan terukur.

Rapat ini diharapkan menjadi dasar penetapan target PAD 2027 yang tidak hanya ambisius, tetapi juga dapat dicapai secara nyata, mendukung pembangunan Sulawesi Barat yang berkelanjutan dan akuntabel.

Share this content:

Post Comment