Seri Pembinaan E-BMD Berakhir, BPKAD Sulbar Tetap Siap Dampingi Pengelolaan Aset Satuan Pendidikan

Mamuju – sandeqnews.id– Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Barat kembali menugaskan narasumber pada penutup rangkaian Coaching Clinic Pengelolaan Aset Sekolah berbasis aplikasi E-BMD. Bertempat di Aula UPTD SMKN Rangas Mamuju pada Kamis 25 Juni 2026, Kepala Bidang Barang Milik Daerah, Muhammad, didampingi staf teknis Ismail, berbagi panduan lengkap kepada para pengelola barang.

Kegiatan yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini merupakan agenda keenam sekaligus penutup yang telah menjangkau seluruh wilayah kabupaten di Sulawesi Barat. Pada sesi terakhir ini, peserta utamanya berasal dari lingkungan Kabupaten Mamuju, sekaligus menampung perwakilan dari daerah lain yang belum sempat mengikuti pembinaan di gelombang sebelumnya agar seluruh unsur mendapatkan kesempatan yang sama.

Dalam pemaparannya, Muhammad menekankan prinsip utama pengelolaan aset: tertib, tepat data, dan senantiasa berpegang pada peraturan. Kehadiran sistem informasi E-BMD dinilai sangat membantu menyederhanakan alur kerja, mulai dari pencatatan awal, pendaftaran rinci, hingga penyusunan laporan akhir sehingga semuanya berjalan lebih cepat, terhubung satu sama lain, dan minim kesalahan administrasi.

Pihaknya juga menyampaikan penghargaan tinggi atas inisiatif dinas pendidikan yang menyelenggarakan pembinaan secara berkelanjutan dan merata. “Kerja sama erat antar instansi adalah kunci agar aset yang ada di sekolah terjaga dengan baik, terbuka informasinya, dan dapat dipertanggungjawabkan nilainya secara utuh,” ujarnya menjelaskan pentingnya sinergi lintas sektor.

Tujuan utama pembelajaran ini adalah memastikan setiap operator benar-benar paham cara memasukkan data dan mengoperasikan fitur sistem. Dengan kemampuan yang memadai, dokumen inventaris yang dihasilkan akan menjadi dasar kuat penyusunan laporan resmi. Hal ini sejalan misi kelima Gubernur Suhardi Duka membangun pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan dasar yang berkualitas.

Meskipun rangkaian acara resmi telah ditutup, komitmen pendampingan tidak berhenti di situ. Muhammad menegaskan pintu konsultasi di BPKAD tetap terbuka luas kapan saja. Segala kendala teknis maupun kebutuhan penjelasan tambahan akan tetap ditanggapi agar penerapan E-BMD berjalan maksimal, data aset valid, dan pengelolaan barang milik daerah di lingkungan pendidikan semakin rapi dan tertib administrasi.

Share this content:

Post Comment