Ekonomi Sulbar Tumbuh 5,33% Triwulan I, Gubernur SDK: Masih Di Bawah Target 6%, Perlu Kerja Keras

Mamuju – sandeqnews.id –Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat gelar Rapat Kerja Pimpinan Semester I 2026 di Kantor Gubernur, Kamis 18 Juni. Jadi wadah pantau dan evaluasi Program Strategis Nasional serta prioritas daerah, dihadiri Forkopimda, kepala OPD, bupati, wakil bupati dan sekretaris daerah se-Sulbar.

Gubernur Suhardi Duka menegaskan data menjadi tantangan paling mendasar. Hampir seluruh program — mulai kemiskinan, MBG, JKN, stunting hingga perizinan — terhambat karena data tidak mutakhir. “Kita sangat membutuhkan data yang akurat seperti yang dirilis BPS,” tegasnya sebagai dasar perencanaan yang tepat.

Secara makro ekonomi, Sulawesi Barat tumbuh 5,33 persen pada Triwulan I. Angka ini positif namun masih berada di bawah target yang ditetapkan sebesar 6 persen. Menurut Gubernur, kondisi ini menjadi sinyal kuat agar seluruh unsur pemerintahan bekerja lebih keras dan bergerak lebih cepat ke depannya.

Pada pelaksanaan program nasional, sebagian sudah berjalan namun masih banyak yang berada di tahap administrasi atau pembangunan fisik. Contohnya MBG sudah bentuk 169 dari 189 satuan pelayanan, namun ada yang belum beroperasi maksimal serta pasokan bahan baku masih banyak dari luar daerah sehingga manfaat ekonomi belum berputar kuat di lokal.

Masalah serupa juga terlihat di hilirisasi; sawit, kakao, dan kopi sebagian besar masih dijual mentah, belum banyak menjadi produk olahan bernilai tambah. Kendala umum lain yang ditemukan meliputi ketersediaan lahan, kapasitas sumber daya, kemampuan fiskal, sarana prasarana, serta koordinasi antarinstansi yang perlu diperkuat.

Sebagai langkah lanjut, Gubernur minta dukungan penuh dan kerja sama lintas sektor. KDMP dibentuk lebih selektif sesuai potensi desa, pembangunan RTLH dipercepat, sedangkan acara budaya Sandeq Silumba tahun ini diserahkan ke Majene dan Polman karena keterbatasan anggaran, dan direncanakan kembali tingkat provinsi tahun depan.

Share this content:

Post Comment