Ketua Perkumpulan Media Sulbar dan Koordinator FPN Polman Kecam Penangkapan Jurnalis Indonesia

Polewali Mandar — sandeqnews.id — Ketua Perkumpulan Media Sulawesi Barat, Huzair Zaenal, mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menangkap sejumlah jurnalis Indonesia yang sedang menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.

Pernyataan sikap ini disampaikan menyusul keluarnya sikap resmi Dewan Pers melalui Surat Pernyataan Sikap Nomor: 05/P-DP/V/2026, yang membahas kasus penangkapan jurnalis Indonesia yang tergabung dalam rombongan Global Sumud Flotila 2.0.

Di dalam rombongan bantuan kemanusiaan tersebut, terdapat tiga jurnalis Indonesia, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari media Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV. Mereka ikut serta dalam misi internasional yang membawa bantuan berupa makanan dan obat-obatan untuk warga di Gaza.

Huzair Zaenal menilai, penangkapan terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan adalah tindakan yang sangat tidak dapat diterima dan telah mencederai prinsip kebebasan pers serta nilai-nilai kemanusiaan internasional.

“Kami mengecam tindakan militer Israel terhadap para jurnalis Indonesia dan awak sipil lainnya. Jurnalis sedang menjalankan tugas kemanusiaan, dan profesi mereka wajib dihormati serta dilindungi,” tegasnya pada Selasa, 19 Mei 2026.

Sementara itu, Koordinator Free Palestine Network (FPN) Polewali Mandar, Supriadi, juga turut mengecam keras tindakan militer Israel tersebut. Menurutnya, jurnalis harus mendapatkan perlindungan penuh berdasarkan hukum internasional, terlebih mengingat kondisi konflik di Gaza yang telah memakan banyak korban dari kalangan pers.

Ia menyebutkan, sejak konflik meletus pada 7 Oktober 2023 lalu, ratusan jurnalis dan pekerja media telah gugur saat menjalankan tugas peliputan di lapangan. Berdasarkan data dari Committee to Protect Journalists (CPJ), sedikitnya 205 jurnalis Palestina di Gaza dilaporkan tewas selama periode konflik tersebut.

Melihat fakta itu, Supriadi berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatik yang tegas dan serius agar para jurnalis serta warga negara Indonesia lainnya yang ditangkap dapat segera dibebaskan dan dikembalikan ke tanah air dengan selamat.

Share this content:

Post Comment