Sulbar Usulkan Program Hutan ke Pusat, Targetkan Dana FOLU untuk Kelestarian Lingkungan
Mamuju–sandeqnews.id— Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tengah menyusun dan akan mengajukan usulan program pelestarian hutan kepada Kementerian Kehutanan. Langkah ini bertujuan untuk membuka peluang pendanaan dari pusat melalui skema Forestry and Other Land Use (FOLU) yang terkait dengan pengelolaan karbon.
Rencana pengajuan tersebut telah dibahas dalam rapat persiapan verifikasi dan asistensi usulan kegiatan kehutanan yang menggunakan Dana Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH). Acara rapat berlangsung di Ruang Sekretaris Daerah Lantai II Kantor Gubernur Sulawesi Barat pada hari Senin, 9 Februari 2026.
Upaya ini merupakan bagian dari wujud nyata implementasi Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang mencakup pembangunan infrastruktur dan komitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup bagi kesejahteraan masyarakat.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Junda Maulana mengungkapkan bahwa rapat tersebut melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari unsur lingkungan hidup, pemerintah daerah, hingga konsultan SCF yang mendukung penyusunan proposal. “Kita fokus pada peluang dana FOLU dari Kementerian Kehutanan yang berkaitan dengan pengelolaan karbon,” ujarnya.
Menurut Junda, kondisi Sulbar yang memiliki 60 persen wilayah berupa hutan menjadi modal utama untuk mengajukan dukungan anggaran. “Kita mengajukan proposal hibah dari Kementerian Kehutanan untuk melestarikan hutan yang ada di Sulbar, karena luas kawasan hutan kita menjadi dasar untuk memperoleh kompensasi dari pengelolaan karbon,” jelasnya.
Rapat persiapan ini juga dimanfaatkan untuk menyempurnakan materi usulan, mengingat Pemprov Sulbar akan dipanggil tim verifikasi pada hari Kamis mendatang untuk mempresentasikan proposalnya. Jika disetujui, anggaran sekitar Rp36 miliar yang diajukan sebagai tahap awal akan dialokasikan ke program inti seperti pemantapan kelembagaan, peningkatan produktivitas hutan, pengelolaan karbon, dan penguatan pengawasan melalui KPH. “Jika tahapan awal ini berhasil, peluang pendanaan skema lebih besar ke depan akan semakin terbuka,” pungkas Junda.
Share this content:




Post Comment