Tujuh Event Pariwisata Sulbar Berebut Tiket KEN 2027, Dispoparekraf Perkuat Pendampingan
SANDEQNEWS.ID, MAMUJU – Tujuh event pariwisata Sulawesi Barat berhasil masuk tahap seleksi Karisma Event Nusantara (KEN) 2027. Capaian tersebut tidak lepas dari pendampingan dan fasilitasi yang dilakukan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulbar bersama penyelenggara dan Dinas Pariwisata kabupaten.
Ketujuh event tersebut yakni Festival Sandeq Teluk Mandar 2027, Sandeq Silumba, Festival Banua Maraya, Mandar Culture Festival, Festival Penyu Mampie, Sandeq Festival, dan Festival Bulan Mamasa. Ketujuhnya akan mengikuti tahapan seleksi dan kurasi untuk memperebutkan peluang menjadi bagian dari KEN 2027.
Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara serta Dinas Pariwisata kabupaten yang telah berkomitmen meningkatkan kualitas event. “Mereka telah menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan event, mulai dari konsep hingga kelengkapan yang menjadi bagian dari proses seleksi KEN. Ini hasil kerja kolaboratif yang harus terus kita jaga,” ujar Bau Akram di Kantor Dispoparekraf Sulbar, Senin (5/10/2026).
Ia menegaskan Dispoparekraf akan terus memperkuat pendampingan agar penyelenggara mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan. “Kita ingin event daerah tidak hanya memenuhi persyaratan seleksi, tetapi benar-benar memiliki kualitas dan daya saing sehingga mampu menjadi etalase pariwisata Sulbar di tingkat nasional,” lanjutnya.
Pengembangan event tersebut sejalan dengan arah pembangunan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sektor yang mampu membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat. “Harapan kami tujuh event ini bisa lolos KEN 2027. Yang lebih penting, event harus memberikan dampak nyata terhadap kunjungan wisatawan, perputaran ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulbar,” ucapnya.
Kepala Bidang Industri, Investasi dan Pemasaran Pariwisata Dispoparekraf Sulbar, Abdi Yansya Hijrah menambahkan pihaknya akan mendorong penguatan branding dan pemasaran. “Event bukan hanya agenda pertunjukan, tetapi juga media untuk menjual destinasi, budaya dan ekonomi kreatif Sulbar. Promosi harus disiapkan sejak awal dengan memanfaatkan media digital, jejaring promosi dan kolaborasi,” jelasnya.
Share this content:




Post Comment