Optimalkan Data Iuran Kesehatan, ASN Biro Organisasi Setda Sulbar Ikuti Monev ARIP dan Sosialisasi BPJS
Mamuju-sandeqnews.id- Penata Layanan Operasional Biro Organisasi Sekretariat Daerah Sulawesi Barat (Setda Sulbar), Andi Rillya Rusdikawati, menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Aplikasi Rekonsiliasi Iuran Pemda (ARIP) serta Sosialisasi PBPU Alih Segmen PPU-PN Pemerintah Daerah Provinsi Sulbar, Selasa, 27 Oktober 2026.
Acara diselenggarakan oleh BPKAD Sulbar bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, bertempat di Ruang Kasuari, Hotel Maleo, Mamuju.Kegiatan ini sejalan dengan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel, serta memastikan terlaksananya pelayanan dasar yang berkualitas bagi seluruh aparatur dan masyarakat.
Menurut Andi Rillya Rusdikawati, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan ketepatan dan kesesuaian data perhitungan iuran jaminan kesehatan. Pertemuan ini juga bertujuan menyamakan pemahaman mengenai mekanisme peralihan status kepesertaan dari Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU/mandiri) menjadi Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU-PN) yang mencakup PNS dan PPPK.
“Dengan kegiatan yang kami ikuti ini, diharapkan ada peningkatan dan ketepatan data perhitungan iuran jaminan kesehatan.
Selain itu, kegiatan ini juga penting untuk memperkuat pemahaman perangkat daerah terhadap pengendalian dan percepatan layanan pencairan dana,” ujar Rillya.
Melalui sinkronisasi data yang lebih akurat ini, diharapkan pengelolaan administrasi dan pelayanan kesehatan bagi ASN di lingkungan Pemprov Sulbar dapat berjalan lebih optimal, cepat, dan transparan.
Langkah ini juga menjadi bukti komitmen Pemprov Sulbar dalam menjamin kepastian layanan jaminan kesehatan bagi seluruh aparatur negara, sekaligus meningkatkan akurasi data dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah di sektor pelayanan dasar.
Share this content:




Post Comment