Bukan Sekadar Gim, E-Sport Sulbar Disiapkan untuk Berburu Prestasi Nasional

Mamuju – sandeqnews.id— Kejuaraan E-Sport Sulawesi Barat (Sulbar) 2026 resmi digelar sebagai bagian dari pembinaan dan penjaringan atlet menuju Pra Pekan Olahraga Nasional (PRAPON) 2027 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Kejuaraan ini diikuti sekitar 450 peserta dari seluruh kabupaten di Sulbar dengan mempertandingkan Mobile Legends, E-Football, Free Fire, dan PUBG Mobile.

Ketua KONI Sulbar, Syamsul Samad, mengatakan KONI memberikan dukungan terhadap kejuaraan tersebut karena menjadi bagian dari strategi pembinaan olahraga dan peningkatan prestasi atlet Sulbar. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk mengukur kemampuan sekaligus memantau potensi atlet yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi di tingkat nasional.

Syamsul mengatakan, KONI Sulbar bersama cabang olahraga telah menyepakati perubahan pola pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Porprov yang sebelumnya direncanakan sebagai ajang multi-event tidak dilaksanakan dalam format tersebut, namun pembinaan olahraga tetap berjalan melalui kejuaraan provinsi pada masing-masing cabang olahraga.

“Kita sudah memutuskan bahwa Porprov yang sedianya dilaksanakan satu kali dalam lima tahun, tidak dilaksanakan dalam bentuk multi-event. Tetapi kita tetap melaksanakan single event bagi seluruh cabang olahraga,” kata Syamsul dalam kegiatan tersebut, Sabtu 3 Oktober 2026.

Menurut Syamsul, e-sport menjadi salah satu cabang yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan prestasi Sulbar pada ajang nasional. Ia menilai potensi atlet e-sport di Sulbar cukup besar, terlebih sejumlah atlet telah memiliki pengalaman bertanding hingga mendapat kesempatan tampil di level internasional.

“Salah satu harapan kita yang bisa menggeser peringkat itu adalah salah satunya dari e-sport,” ujarnya. Ia berharap kejuaraan dan pembinaan yang berlangsung secara berkelanjutan dapat membuka lebih banyak peluang bagi atlet Sulbar untuk menembus kompetisi yang lebih tinggi.

Selain pembinaan atlet, KONI Sulbar memastikan dukungan terhadap kegiatan cabang olahraga tetap berjalan di tengah kondisi fiskal daerah yang dinamis. Syamsul mengatakan sejumlah cabang olahraga kini aktif menggelar kejuaraan dan kegiatan pembinaan secara berkala, sehingga diharapkan dapat menjadi bagian dari proses panjang menuju prestasi nasional dan internasional.

Share this content:

Post Comment