BPBD Sulbar Intensifkan Pemantauan Cuaca, Titik Panas dan Kabut Asap melalui Pusdalops
MAMUJU – sandeqnews.id —
Tim I Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan BPBD Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan pemantauan kondisi cuaca, sebaran titik panas, serta perkembangan kabut asap di wilayah Sulawesi Barat pada Rabu (21/10/2026). Pemantauan dilakukan dari ruang Pusdalops BPBD Sulbar melalui sistem pelaporan dan data resmi BMKG guna memperoleh informasi terkini mengenai potensi bencana hidrometeorologi.
Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka serta dukungan Sekretaris Daerah Junda Maulana dalam memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan, dan respons cepat perangkat daerah terhadap potensi bencana di wilayah Sulawesi Barat.
Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa pemantauan berkala merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat deteksi dini. Informasi cuaca dan titik panas yang diperoleh digunakan sebagai bahan pendukung pengambilan keputusan serta koordinasi lintas sektor.
Selain cuaca dan titik panas, pemantauan kabut asap juga menjadi prioritas untuk mengantisipasi potensi penurunan kualitas udara yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Hasil pemantauan segera disampaikan kepada instansi terkait guna menentukan langkah pencegahan dan penanganan yang diperlukan.
Pemantauan yang berjalan setiap hari ini memungkinkan BPBD Sulbar memberikan peringatan dini lebih cepat dan akurat kepada masyarakat maupun pemerintah kabupaten/kota. Deteksi dini menjadi kunci agar setiap potensi bencana dapat ditangani sejak awal sebelum berkembang lebih luas.
BPBD Sulbar terus berkomitmen menjaga Pusdalops beroperasi secara optimal dan terintegrasi dengan data resmi BMKG. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda kebakaran lahan di lingkungan sekitarnya.
Share this content:




Post Comment