Lima Desa Berintegritas Raih Penghargaan Desa Antikorupsi di HUT ke-22 Sulbar

Mamuju—sandeqnews.id—Peringatan Hari Jadi ke-22 Sulawesi Barat menjadi momen istimewa pemberian apresiasi bagi desa-desa yang menjunjung tinggi tata kelola bersih. Gubernur Suhardi Duka menyerahkan langsung penghargaan tersebut dalam upacara berlangsung di Kompleks Perkantoran Gubernur, Selasa (22/9/2026).

Penghargaan Desa Antikorupsi diberikan kepada lima desa yang dinilai unggul dalam mewujudkan pemerintahan desa transparan, akuntabel, dan berintegritas. Penilaian ini merupakan hasil pemantauan dan evaluasi yang dilaksanakan KPK RI pada tahun 2025.

Desa berprestasi tersebut meliputi Desa Tarailu di Mamuju, Desa Malei di Pasangkayu, Desa Lalatedzong di Majene, Desa Salupangkang di Mamuju Tengah, serta Desa Batulaya di Polewali Mandar. Kelimanya menjadi teladan bagi desa-desa lain di Sulbar.

Inspektur Daerah Sulbar M. Natsir menyampaikan penghargaan ini bukan sekadar tanda keberhasilan, melainkan panggilan untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola. Desa berada di garis terdepan pelayanan, sehingga kebersihan pengelolaan anggaran sangat penting.

Gubernur Suhardi Duka menegaskan semangat mengabdi harus diwujudkan nyata, bukan sekadar slogan. Setiap kebijakan dan anggaran yang disusun wajib memberi manfaat langsung bagi masyarakat, menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya.

Sinergi antara pemerintah daerah, desa, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat. Langkah ini sejalan dengan tekad bersama mewujudkan Sulbar yang maju, sejahtera, dan bebas dari praktik korupsi.

Share this content:

Post Comment