PUPR Sulbar Dukung Percepatan Inventarisasi Lahan Baku Sawah di Jakarta

Mamuju- sandeqnews.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menghadiri rapat percepatan inventarisasi lahan baku sawah (LBS) dan penetapan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) serta Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang diselenggarakan Kementerian ATR/BPN, Senin (9/3/2026), di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel.

Rapat dipimpin Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, dan dihadiri Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin, beserta perwakilan pemerintah daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan Sarifuddin, menyatakan partisipasi Sulbar dalam rapat ini menunjukkan komitmen daerah untuk memperkuat tata kelola ruang dan melindungi lahan pertanian berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dalam meningkatkan akuntabilitas pemerintahan dan kualitas pelayanan dasar.

Dalam rapat dibahas strategi percepatan inventarisasi lahan baku sawah dan integrasi KP2B serta LP2B ke dokumen Rencana Tata Ruang (RTR) daerah. Langkah ini dianggap penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan mencegah alih fungsi lahan sawah yang semakin meningkat.

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Sulbar, Bambang Cahyadi, menambahkan pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah mempercepat pemutakhiran data spasial dan administrasi lahan sawah agar dapat terintegrasi dalam sistem perencanaan tata ruang nasional.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan tata ruang berkelanjutan, sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui perlindungan lahan pertanian produktif yang strategis bagi masyarakat.

Share this content:

Post Comment