Milad ke-70 IPMI SIDRAP: Dari Ruang Kaderisasi Menuju Pengabdian untuk Daerah

Oleh: OryzaSativa

Sidenreng Rappang— Tujuh puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Sejak berdiri pada 1956, Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Sidenreng Rappang (IPMI SIDRAP) telah menjadi rumah besar bagi pelajar dan mahasiswa asal Sidenreng Rappang dalam merawat idealisme, persaudaraan, dan pengabdian terhadap daerah.

Momentum Milad ke-70 tahun 2026 menjadi penanda penting bahwa IPMI SIDRAP bukan sekadar organisasi, melainkan ruang tumbuh yang melahirkan kader-kader dengan semangat intelektual dan kepedulian sosial. Dari masa ke masa, organisasi ini hadir sebagai wadah berhimpun, berdiskusi, berproses, sekaligus mengasah kepemimpinan generasi muda Sidrap.

Mengusung tema “7 Dekade Perjoeangan IPMI SIDRAP”, peringatan tahun ini menjadi refleksi atas jejak panjang perjuangan yang telah dilalui. Perjoeangan—dengan ejaan lama yang sarat makna—menggambarkan semangat klasik yang tak lekang oleh zaman. Ia bukan hanya tentang romantisme sejarah, tetapi tentang konsistensi menjaga nilai dan arah gerak organisasi.

Dalam setiap fase, IPMI SIDRAP tumbuh bersama dinamika zaman. Tantangan berubah, generasi berganti, namun komitmen untuk mengabdi pada tanah Sidenreng Rappang tetap menjadi fondasi utama. Semangat kolektif itu sejalan dengan falsafah Bugis yang menjadi pegangan:

“Resopa Temmangingngi Namalomo Naletei Pammase Dewata.”

Hanya dengan kerja keras dan ketekunan, rahmat Tuhan akan turun.

Nilai tersebut bukan sekadar semboyan, melainkan prinsip hidup yang menjiwai setiap gerak organisasi. Kerja-kerja kaderisasi, advokasi, pengembangan intelektual, hingga penguatan solidaritas antaranggota menjadi bagian dari upaya panjang membangun generasi yang tangguh dan berintegritas.

Secara pribadi, Milad ke-70 ini juga menjadi momen refleksi dan rasa syukur. Saya pernah diberi amanah menjadi pengurus IPMI Sidrap Cabang Maritengngae, kemudian dipercaya sebagai Ketua Umum di cabang tersebut, dan hari ini diberi kesempatan untuk tetap mengabdi sebagai salah satu pengurus pusat IPMI Sidrap. Bagi saya, IPMI bukan hanya organisasi, tetapi ruang belajar, tempat bertumbuh, dan sekolah kehidupan yang membentuk cara berpikir, bersikap, dan bertanggung jawab.

Terima kasih kepada seluruh senior, teman seperjuangan, dan adik-adik kader yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Setiap dinamika, perbedaan pendapat, hingga proses yang melelahkan adalah bagian dari pendidikan karakter yang tak ternilai.

Milad ke-70 ini juga menjadi momentum konsolidasi. Di tengah tantangan era digital dan perubahan sosial yang begitu cepat, IPMI SIDRAP dituntut untuk tetap adaptif tanpa kehilangan jati diri. Organisasi ini harus terus menjadi ruang aman bagi gagasan, rumah bagi perbedaan, dan pusat lahirnya inovasi untuk kemajuan daerah.

Tujuh dekade telah mengajarkan bahwa kekuatan IPMI SIDRAP terletak pada ikatan kekeluargaan dan loyalitas kader-kadernya. Dari sekretariat hingga ruang-ruang diskusi, dari forum musyawarah hingga aksi sosial, semua adalah bagian dari perjalanan panjang menjaga marwah organisasi.

Di usia yang ke-70, harapannya IPMI SIDRAP semakin kokoh dalam nilai, progresif dalam gerakan, dan konsisten dalam pengabdian. Api perjuangan itu harus tetap menyala—diteruskan oleh generasi hari ini untuk masa depan Sidenreng Rappang yang lebih makmur dan bermartabat.

Jayalah IPMI-ku.

Makmurlah Sidenreng Rappangku.

Kita Sidenreng Rappang.

Share this content:

Post Comment