Dispoparekraf Sulbar Gelar Rapat Internal, Tindak Lanjut Program Kepemudaan Kemenpora TA 2026
Mamuju–sandeqnews.id— Bidang Pelayanan Kepemudaan pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat internal pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dispoparekraf dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Kepemudaan Karnoto, dengan diikuti seluruh pejabat fungsional dan staf terkait.
Menurut Karnoto, rapat ini merupakan langkah cepat untuk menindaklanjuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor mengenai program pelayanan kepemudaan Tahun Anggaran (TA) 2026 yang telah digelar sebelumnya. Bidang Pelayanan Kepemudaan juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program yang adaptif, inklusif, dan selaras dengan kebijakan nasional serta visi pembangunan Sulbar yang digagas Gubernur Suhardi Duka, bertujuan mencetak pemuda berkarakter, berdaya saing, dan aktif berkontribusi dalam pembangunan.
Rapat difokuskan pada penyelarasan program dinas dengan prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang mengusung tema “Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa”. Selain itu, juga membahas sinkronisasi antara program nasional dan perencanaan daerah untuk memastikan pelaksanaan kegiatan TA 2026 berjalan efektif, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan potensi pemuda di Sulbar. “Fokus utama kita adalah menyelaraskan program agar sesuai dengan arahan pusat dan kebutuhan daerah,” jelas Karnoto.
Diketahui bahwa untuk TA 2026, Bidang Pelayanan Kepemudaan telah menyusun berbagai program unggulan, antara lain Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP), Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN), Seleksi Pemuda Pelopor, Pelatihan Kewirausahaan Pemuda, serta Program Kepramukaan. Semua program dirancang untuk mengoptimalkan potensi pemuda Sulbar dalam berbagai bidang.
Kepala Dispoparekraf Sulbar Bau Akram Dai mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Bidang Pelayanan Kepemudaan dalam menindaklanjuti hasil rakor lintas sektor. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim yang telah cepat merespons arahan dari pusat. “Saya sangat mengapresiasi langkah cepat ini terkait program pelayanan kepemudaan TA 2026,” ujar Bau Akram.
Ia juga menekankan bahwa seluruh program harus berorientasi pada pembinaan pemuda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, daya saing, dan karakter yang kuat. “Yang terpenting, program harus mampu mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan daerah sekaligus memperkuat daya saing dan karakter generasi muda Sulawesi Barat,” pungkasnya. (Rls)
Share this content:




Post Comment