Capaian Imunisasi Bayi di Majene Meningkat, Validasi Data Digital Jadi Fokus 2026
Majene – sandeqnews.id — Kabupaten Majene menunjukkan tren positif dalam capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bagi bayi berdasarkan pembaruan data pada aplikasi ASIK periode November hingga Desember 2025. Peningkatan ini menjadi indikator percepatan pelayanan imunisasi di lapangan sekaligus perbaikan sistem pelaporan secara bertahap.
Berdasarkan pembaruan per 28 November 2025, capaian IDL tercatat sebesar 20,39 persen dan meningkat menjadi 23,41 persen pada 27 Desember 2025. Kenaikan 3,02 persen dalam kurun waktu satu bulan tersebut mencerminkan adanya penguatan pelayanan kesehatan dasar di fasilitas kesehatan maupun pos pelayanan terpadu.
Meski demikian, laporan manual dari fasilitas pelayanan kesehatan menunjukkan angka yang lebih tinggi. Berdasarkan rekap lapangan, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Kabupaten Majene telah melampaui 50 persen, jauh di atas capaian yang tercatat dalam sistem digital.
Perbedaan angka tersebut terjadi karena belum seluruh pelayanan imunisasi terinput atau tersinkronisasi dalam aplikasi ASIK. Proses validasi dan integrasi data menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam memastikan seluruh sasaran tercatat secara akurat di sistem nasional.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa kesenjangan data manual dan digital menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Menurutnya, pelayanan di lapangan sudah menunjukkan hasil signifikan, namun pelaporan digital perlu terus diperkuat agar capaian riil tergambar secara utuh.
Sementara itu, Kepala Bidang P2KL, dr. Muhammad Ihwan, menjelaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan helpdesk pusat untuk mengatasi kendala teknis aplikasi dan melakukan validasi berkala. Pemerintah Provinsi Sulbar menargetkan pada 2026 tidak hanya peningkatan cakupan imunisasi, tetapi juga kualitas data yang lebih akurat dan terintegrasi.
Share this content:




Post Comment