Ribuan ASN Kemenag Hadiri HAB ke-80, Sekda Sulbar Apresiasi Kontribusi Jaga Sulbar Kondusif dan Dorong Pemanfaatan AI
Pasangkayu– sandeqnews.id—Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Pasangkayu, Sabtu, 3 Januari 2026
.Upacara peringatan HAB ke-80 tersebut diikuti kurang lebih 4.000 peserta yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama dari seluruh kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat. Ribuan peserta yang hadir menjadikan kegiatan berlangsung khidmat sekaligus semarak.
Dalam keterangannya kepada awak media, Junda Maulana menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulbar atas peran dan kontribusinya dalam menjaga stabilitas keamanan serta kerukunan umat beragama di daerah. Menurutnya, kondisi Sulawesi Barat yang aman dan kondusif tidak terlepas dari peran strategis Kemenag.“
Atas nama pemerintah daerah, kami memberikan apresiasi kepada Kanwil Kemenag Sulbar yang selama ini berkontribusi besar menjaga daerah tetap aman, tenteram, dan harmonis,” ujar Junda Maulana.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan upacara HAB ke-80 yang mampu menghadirkan ribuan ASN Kemenag dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut dinilai memberikan dampak positif, termasuk bagi Kabupaten Pasangkayu sebagai lokasi pelaksanaan upacara.“
Saya tidak menyangka jumlah peserta bisa mencapai sekitar 4.000 orang. Ini tentu memberikan multiplier effect, khususnya bagi Kabupaten Pasangkayu,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Junda Maulana menekankan bahwa peringatan HAB ke-80 harus menjadi momentum refleksi di tengah dinamika global dan pesatnya perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Ia menyoroti pesan Menteri Agama RI yang mendorong ASN Kementerian Agama agar memanfaatkan AI secara bijak, terutama untuk kepentingan dakwah, syiar agama, serta penyebaran konten-konten positif yang membawa kemaslahatan bagi umat dan masyarakat luas.“
ASN Kemenag diharapkan mampu memanfaatkan AI untuk konten kebaikan, dakwah yang moderat, dan kemaslahatan masyarakat. Jika tidak dimanfaatkan secara positif, teknologi justru berpotensi disalahgunakan,” tegasnya.
Junda Maulana berharap HAB Kemenag ke-80 menjadi titik penguat sinergi antara pemerintah dan Kementerian Agama dalam membangun kehidupan umat yang rukun, sejahtera, dan berkontribusi menjaga ketenteraman Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Barat.
Share this content:




Post Comment